Timnas U-16 Asah Transisi Permainan

Timnas U-16 Asah Transisi Permainan

Timnas Indonesia U-16 kembali berlatih setelah istirahat selama dua hari. Pelatih Fakhri Husaini masih mengasah transisi permainan timnya.

Para pemain timnas U-16 menjalani dua sesi latihan pada Selasa (27/2/2018). Pemusatan latihan tahap kedua ini masih dilangsungkan di lapangan Stadion Atang Sutresna, kompleks Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur.

“Hari ini kami dua kali menjalani latihan di pagi dan sore hari, kami langsung kembali menjalani latihan setelah dua hari kemarin tim diistirahatkan. Fokus saya adalah pemulihan fisik pemain, mengembalikan kondisi dan kebugaran mereka,” jelas Fakhri seperti dikutip dari situs resmi PSSI.

Fakhri menambahkan, dirinya tengah memoles kemampuan timnas U-16 dalam transisi permainan dari bertahan ke menyerang.

“Minggu ini program latihan kami adalah transisi positif. Yaitu bagaimana mereka harus dengan cepat bereaksi dari posisi bertahan untuk melakukan serangan. Mudahnya, membangun serangan secara cepat dari belakang,” kata Fakhri.

Meski menu latihan cukup berat, para pemain tetap menjalani latihan dengan serius dan penuh semangat. Para pemain juga dilibatkan untuk permainan game setengah lapangan. Satu pemain Andre Oktaviansyah harus menepi karena berbenturan keras dengan pemain lain.

“Kondisi Andre tidak ada masalah. Benturan yang diterimanya itu kesalahan profesional. Justru itu yang saya inginkan, bahwa apapun kondisinya di atas lapangan pemain harus tetap bisa bermain serius dan tak mau mengalah namun harus tetap cerdas dalam permainan. Karena apa yang akan dihadapi oleh anak-anak nanti di dua turnamen besar seperti AFF dan AFC merupakan lawan yang juga memiliki hasrat sama seperti mereka,” kata Fakhri.

Timnas U-16 akan mengikuti turnamen Jenesys (The Japan-East Asia Network of Exchange for Students and Youth) di Jepang, 6-15 Maret 2018. Di turnamen itu Indonesia tergabung di Grup B bersama Filipina dan Kamboja.

Agenda besar timnas U-16 pada tahun ini adalah Piala AFF U-16 pada bulan Juli-Agustus dan Piala Asia U-16 di bulan September.

“Saya berharap mereka bisa menjaga konsistensi ini dan saya yakin mereka masih bisa berkembang lebih baik jelang turnamen- turnamen mendatang,” kata Fakhri.